Sabtu, 11 Juni 2011
persiapan libur panjang
bagi anggota RAPI Wilayah 14 Kab Tegal untuk mempersiapkan diri pada bantuan komunikasi libur panjang tahun pelajaran 2011, karena seperti tahun sebelumnya. daerah pantura dan jalur selatan ( tegal - Purwokerto ) biasanya padat. bagi para pemudik silahkan bisa menggunakan frekwensi 143.280 repeter SATKOMKAMTIBMAS RAPI Wilayah 14 Kab Tegal.
Senin, 30 Mei 2011
Menggagas Wisata Sejarah Dan Budaya Di kabupaten Tegal
bisa dilihat di blog saya : www.wildanoke.multiply.com
Minggu, 29 Mei 2011
Bangkit RAPI Wilayah 14 Kab Tegal
Bangkit RAPI Wilayah 14 Kab Tegal, dengan ikut berperan dalam kegiatan Hari Jadi Kab Tegal yang ke 410 tahun 2011, mengadakan Bantuan Komunikasi dan pengawalan di setiap kegiatan
Selasa, 28 Juli 2009
Gunung Slamet menyemburkan Lava Lagi
TEMPO Interaktif, Purwokerto - Setelah sempat menurun aktifitasnya, Gunung Slamet kembali menunjukan tanda-tanda peningkatan. Setidaknya dalam sehari gunung terbesar di Pulau Jawa itu meletus hingga 697 kali. "Memang ada peningkatan aktifitas lagi,” terang Pengamat Gunung Api Slamet di Pos Gambuhan, Luruh Nurkholis, Rabu (22/7).
Luruh mengatakan, Gunung Slamet saat ini statusnya masih waspada sejak akhir Juni lalu. Sebelumnya gunung dengan ketinggian 3428 meter di atas permukaan laut itu sempat dinaikan statusnya menjadi siaga selama dua bulan.
Masih menurut Luruh, selain ada gempa, asap tipis hingga tebal juga terlihat keluar dari bibir kaldera. Asap membumbung hingga ketinggian 50-200 meter.
Saat malam hari, ujar Luruh, juga bisa terlihat lontaran lava pijar. »Saya mencatat ada 22 kali lontaran lava pijar,” imbuh Luruh.
Kepala Pengamatan Gunung Api Slamet Gambuhan, Sukedi mengatakan, selain peningkatan aktifitas gunung, beberapa sumber mata air panas di sekitar Gunung Slamet juga mengalami peningkatan. »Dari pengukuran mata air Guci saat ini suhunya mencapai 57,6 derajat celcius, dulunya hanya 43,4 derajat,” kata Sukedi.
Meski meningkat, Sukedi mengatakan status gunung tersebut masih Waspada. Ia sendiri akan terus memantau aktifitas gunung tersebut sebelum memutuskan untuk meningkatkan menjadi Siaga.
Dengan adanya peningkatan tersebut, ia melarang pendaki untuk naik ke atas puncak Slamet. »Masih berbahaya untuk pendakian,” tegasnya.
ARIS ANDRIANTO
diambil dari tempo interaktif
Luruh mengatakan, Gunung Slamet saat ini statusnya masih waspada sejak akhir Juni lalu. Sebelumnya gunung dengan ketinggian 3428 meter di atas permukaan laut itu sempat dinaikan statusnya menjadi siaga selama dua bulan.
Masih menurut Luruh, selain ada gempa, asap tipis hingga tebal juga terlihat keluar dari bibir kaldera. Asap membumbung hingga ketinggian 50-200 meter.
Saat malam hari, ujar Luruh, juga bisa terlihat lontaran lava pijar. »Saya mencatat ada 22 kali lontaran lava pijar,” imbuh Luruh.
Kepala Pengamatan Gunung Api Slamet Gambuhan, Sukedi mengatakan, selain peningkatan aktifitas gunung, beberapa sumber mata air panas di sekitar Gunung Slamet juga mengalami peningkatan. »Dari pengukuran mata air Guci saat ini suhunya mencapai 57,6 derajat celcius, dulunya hanya 43,4 derajat,” kata Sukedi.
Meski meningkat, Sukedi mengatakan status gunung tersebut masih Waspada. Ia sendiri akan terus memantau aktifitas gunung tersebut sebelum memutuskan untuk meningkatkan menjadi Siaga.
Dengan adanya peningkatan tersebut, ia melarang pendaki untuk naik ke atas puncak Slamet. »Masih berbahaya untuk pendakian,” tegasnya.
ARIS ANDRIANTO
diambil dari tempo interaktif
Gunung Slamet kembali semburkan lava pijar
RTEMPO Interaktif, Purwokerto - Setelah sempat menurun aktifitasnya, Gunung Slamet kembali menunjukan tanda-tanda peningkatan. Setidaknya dalam sehari gunung terbesar di Pulau Jawa itu meletus hingga 697 kali. "Memang ada peningkatan aktifitas lagi,” terang Pengamat Gunung Api Slamet di Pos Gambuhan, Luruh Nurkholis, Rabu (22/7).
Luruh mengatakan, Gunung Slamet saat ini statusnya masih waspada sejak akhir Juni lalu. Sebelumnya gunung dengan ketinggian 3428 meter di atas permukaan laut itu sempat dinaikan statusnya menjadi siaga selama dua bulan.
Masih menurut Luruh, selain ada gempa, asap tipis hingga tebal juga terlihat keluar dari bibir kaldera. Asap membumbung hingga ketinggian 50-200 meter.
Saat malam hari, ujar Luruh, juga bisa terlihat lontaran lava pijar. »Saya mencatat ada 22 kali lontaran lava pijar,” imbuh Luruh.
Kepala Pengamatan Gunung Api Slamet Gambuhan, Sukedi mengatakan, selain peningkatan aktifitas gunung, beberapa sumber mata air panas di sekitar Gunung Slamet juga mengalami peningkatan. »Dari pengukuran mata air Guci saat ini suhunya mencapai 57,6 derajat celcius, dulunya hanya 43,4 derajat,” kata Sukedi.
Meski meningkat, Sukedi mengatakan status gunung tersebut masih Waspada. Ia sendiri akan terus memantau aktifitas gunung tersebut sebelum memutuskan untuk meningkatkan menjadi Siaga.
Dengan adanya peningkatan tersebut, ia melarang pendaki untuk naik ke atas puncak Slamet. »Masih berbahaya untuk pendakian,” tegasnya.
ARIS ANDRIANTO
diambil dari tempo interaktif :
Luruh mengatakan, Gunung Slamet saat ini statusnya masih waspada sejak akhir Juni lalu. Sebelumnya gunung dengan ketinggian 3428 meter di atas permukaan laut itu sempat dinaikan statusnya menjadi siaga selama dua bulan.
Masih menurut Luruh, selain ada gempa, asap tipis hingga tebal juga terlihat keluar dari bibir kaldera. Asap membumbung hingga ketinggian 50-200 meter.
Saat malam hari, ujar Luruh, juga bisa terlihat lontaran lava pijar. »Saya mencatat ada 22 kali lontaran lava pijar,” imbuh Luruh.
Kepala Pengamatan Gunung Api Slamet Gambuhan, Sukedi mengatakan, selain peningkatan aktifitas gunung, beberapa sumber mata air panas di sekitar Gunung Slamet juga mengalami peningkatan. »Dari pengukuran mata air Guci saat ini suhunya mencapai 57,6 derajat celcius, dulunya hanya 43,4 derajat,” kata Sukedi.
Meski meningkat, Sukedi mengatakan status gunung tersebut masih Waspada. Ia sendiri akan terus memantau aktifitas gunung tersebut sebelum memutuskan untuk meningkatkan menjadi Siaga.
Dengan adanya peningkatan tersebut, ia melarang pendaki untuk naik ke atas puncak Slamet. »Masih berbahaya untuk pendakian,” tegasnya.
ARIS ANDRIANTO
diambil dari tempo interaktif :
JZ 11 JQC, nggak gaptek, meski di gunung
penggila teknologi dari lereng gunung slamet, itulah jz 11 JQC.
sekilas bertemu di acar pelantikan minggu 26 juli di aula smk 2 slawi.
sekilas memang tidak mengira kalau beliau gila teknologi, karena beliau tinggal didaerah atas, kalau orang tegal bilang, wong gunung.
saya belum kenal begitu jauh, tetapi sekilas bisa menilai kalau beliau suka sekali dengan internet..
salam
buat anda juga epan
sekilas bertemu di acar pelantikan minggu 26 juli di aula smk 2 slawi.
sekilas memang tidak mengira kalau beliau gila teknologi, karena beliau tinggal didaerah atas, kalau orang tegal bilang, wong gunung.
saya belum kenal begitu jauh, tetapi sekilas bisa menilai kalau beliau suka sekali dengan internet..
salam
buat anda juga epan
Jumat, 24 Juli 2009
Pelantikan Pengurus RAPI Wilayah 14 Kab Tegal
Pelantikan pengurus RAPI wilayah 14 kab Tegal akan dilaksanakan nanti hari Minggu tanggal 26 Juli 2009, pukul 13.00 WIB bertempat di gedung pertemuan SMKN 2 Slawi, jl. A. Yani 2 Slawi kab tegal, KM 7 Tegal purwokerto.
Menurut panitia, Bapak Sugono JZ 11 CIA yang juga ketua terpilih mengatakan bahwa, pelantikan dilaksanakan berbarengan dengan pelantikan pengurus RAPI wilayah 15 Kota tegal, hari itu juga pengurus daerah 11 Jawa tengah melantik 2 kepengurusan, cuma beda wilayah dan beda tempat. sabtu malam minggu nanti RAPI wilayah 15 Kota tegal akan mengadakan muswil, dilanjutkan paginya diadakan pelantikan dan siangnya melantik pengurus RAPI wilayah 14 Kabupaten Tegal.
Rencanannya pelantikan tersebut akan dihadiri oleh ketua daerah 11 RAPI Jawa Tengah, juga pengurus RAPI Pusat. tidak ketinggalan juga muspida Kabupaten tegal serta instansi terkait seperti, Bupati, Kapolres juga Dandim. karena saat itu juga dilantik kepengurusan SATKOMKAMTIBMAS RAPI wilayah 14 Kab Tegal.
silahkan bagi rekan rekan RAPI yang akan menghadiri, datang saja ke alamat tersebut, atau konformasi dengan wildan hermawan JZ 11 JTI HP; 085642669961.
Menurut panitia, Bapak Sugono JZ 11 CIA yang juga ketua terpilih mengatakan bahwa, pelantikan dilaksanakan berbarengan dengan pelantikan pengurus RAPI wilayah 15 Kota tegal, hari itu juga pengurus daerah 11 Jawa tengah melantik 2 kepengurusan, cuma beda wilayah dan beda tempat. sabtu malam minggu nanti RAPI wilayah 15 Kota tegal akan mengadakan muswil, dilanjutkan paginya diadakan pelantikan dan siangnya melantik pengurus RAPI wilayah 14 Kabupaten Tegal.
Rencanannya pelantikan tersebut akan dihadiri oleh ketua daerah 11 RAPI Jawa Tengah, juga pengurus RAPI Pusat. tidak ketinggalan juga muspida Kabupaten tegal serta instansi terkait seperti, Bupati, Kapolres juga Dandim. karena saat itu juga dilantik kepengurusan SATKOMKAMTIBMAS RAPI wilayah 14 Kab Tegal.
silahkan bagi rekan rekan RAPI yang akan menghadiri, datang saja ke alamat tersebut, atau konformasi dengan wildan hermawan JZ 11 JTI HP; 085642669961.
Langganan:
Postingan (Atom)